Liputan6.com, Jakarta Mimisan bisa datang tiba-tiba dan membuat panik, apalagi jika muncul tanpa penyebab yang jelas. Ternyata, stres bisa menjadi salah satu pemicunya.
Dilansir dari WellMed Health Care, ketika tubuh mengalami stres hormon kortisol meningkat dan memicu kenaikan detak jantung serta tekanan darah. Kondisi ini dapat membuat pembuluh darah kecil di dalam hidung pecah sehingga terjadilah mimisan.
Kondisi mimisan akibat stres sering kali menambah kecemasan karena muncul di momen yang tidak terduga. Rasa malu dan tidak nyaman pun bisa memperburuk kondisi mental.
Selain stres, mimisan juga bisa dipicu alergi, udara kering, infeksi, atau kebiasaan seperti mengorek hidung terlalu dalam. Namun, bila pola mimisan muncul bersamaan dengan gejala stres lain seperti sakit kepala, sulit tidur, atau cemas berlebih, besar kemungkinan penyebabnya memang tekanan psikologis.
Kabar baiknya, ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan untuk mencegah mimisan akibat stres sekaligus menjaga kesehatan hidung tetap optimal.
1. Kenali dan Kendalikan Pemicu Stres
Langkah pertama adalah mencari tahu apa saja yang membuat Anda tegang atau cemas. Dengan mengenali pemicu, Anda bisa merencanakan cara menghadapinya.
Misalnya Anda bisa mengatur ulang manajemen waktu dengan lebih baik atau menerapkan teknik relaksasi. Selain itu, beristirahat sejenak dari aktivitas padat bisa mengurangi penyebab mimisan.
2. Latih Keterampilan Relaksasi
Hidup di bawah tekanan bisa memicu kelelahan fisik dan emosional. Cobalah aktivitas sederhana untuk menenangkan diri, seperti meditasi, yoga, mendengarkan musik, berbincang dengan teman, atau sekadar tertawa. Kebiasaan kecil ini membantu menurunkan hormon stres yang berdampak pada kesehatan tubuh, termasuk hidung.
3. Jaga Kelembapan Tubuh dan Hidung
Dehidrasi membuat lapisan dalam hidung kering dan rapuh. Minum cukup air setiap hari serta gunakan semprotan saline atau neti pot untuk menjaga kelembapan saluran hidung. Dengan begitu, pembuluh darah kecil di dalamnya tidak mudah pecah saat tekanan meningkat karena stres.
4. Ciptakan Lingkungan yang Nyaman
Udara kering atau suhu panas dapat memperburuk kondisi hidung. Gunakan humidifier di ruangan ber-AC, hindari mandi air terlalu panas, dan jaga suhu kamar tetap sejuk agar hidung tidak mudah kering dan iritasi.
5. Hindari Asap Rokok
Baik perokok aktif maupun pasif sama-sama berisiko mengalami iritasi hidung. Asap rokok dapat membuat hidung kering, meningkatkan risiko peradangan, dan memperbesar kemungkinan mimisan. Mengurangi atau berhenti merokok bukan hanya mencegah mimisan, tapi juga menjaga kesehatan paru dan jantung.