
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menanggung biaya perawatan untuk 38 korban demo yang dirawat di sejumlah rumah sakit.
Hal ini disampaikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, menyusul aksi demonstrasi di kawasan DPR pada Senin (25/8) dan Kamis (28/8) yang berujung ricuh dan menimbulkan korban jiwa.
“Kami juga untuk korban akibat unjuk rasa yang berjumlah kurang lebih 38 korban yang semuanya dirawat di beberapa rumah sakit akan menjadi tanggungan Pemerintah DKI sepenuhnya,” ujar Pramono di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (29/8).
Pramono mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan Jakarta di tengah dinamika politik yang memicu aksi massa.
“Sehingga dengan demikian, dalam kesempatan ini saya juga meminta kita semua untuk menjaga keamanan dan juga konduktivitas warga Jakarta,” kata Pramono.

“Mari bersama-sama jaga Jakarta karena bagaimana pun dalam kondisi seperti ini semuanya harus menjaga diri dan keamanan-kenyamanan Jakarta menjadi hal yang sangat penting,” lanjutnya.
Dalam upaya menjaga kondusivitas, Pemprov DKI Jakarta disebut telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak.
“Kami berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat dalam ini juga dengan Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) dan juga dengan Kepolisian dan TNI,” jelas Pramono.
“Untuk menjaga agar semuanya kembali bisa menjaga diri dan keamanan, kenyamanan warga itulah yang menjadi hal yang sangat penting, dan itu lah yang menjadi utama,” sambung dia.
Ia menambahkan, Pemprov DKI telah diarahkan untuk siaga memberikan pelayanan yang maksimal kepada warga.

“Dan kami sudah di internal Balai Kota sendiri, saya sudah meminta kepada seluruh jajaran untuk bersiap-siap apapun dan memberikan pelayanan kepada warga semaksimal mungkin,” ujar Pramono.
“Sehingga dengan demikian, itulah yang kami lakukan dan kami berharap bahwa betul-betul ini kita bisa jaga bersama. Sehingga kami meminta kepada seluruh warga masyarakat Jakarta untuk jaga-jakarta bersama-sama,” tambahnya.
Selain itu, Pramono juga menyinggung kondisi Jakarta yang masih rawan di beberapa titik.
“Inilah yang harus dijaga bersama-sama. Memang ada beberapa titik tadi pagi yang perlu mendapatkan perhatian dan secara khusus Pemerintah Jakarta berkoordinasi dengan Forkopimda, terutama dengan kepolisian dan juga dengan TNI untuk menjaga itu. Di beberapa titik yang sempat masyarakatnya ada demo dan kemudian ada aktivitas yang perlu segera untuk diredam,” tutupnya.