
YouTuber Jerome Polin mengaku belum lama ini mendapat tawaran paid promotion dari pihak yang disamarkan identitasnya. Lewat pesan WhatsApp, terlihat bahwa Jerome ditawari fee sebesar Rp 150 juta.
Pada tangkapan layar, Jerome ditawari endorse dengan nominal sebesar Rp 150 juta untuk satu video unggahan. Pada paket itu, Jerome diminta mengunggah video tepat pada 1 September pukul 15.00 WIB.

Video itu diminta berfokus soal ajakan untuk damai dari pemerintah, DPR, Brimob, Ojol, dan masyarakat. Jerome pun dengan tegas menolak tawaran itu.
“Uang rakyat dipakai buat bikin narasi narasi untuk pencitraan seolah semua baik-baik saja. Jangan sampai lengah, jangan terpecah-belah, kawal terus,” tulis Jerome.
Jerome menyarankan agar uang sebanyak itu lebih baik digunakan untuk menaikan gaji guru.
"Satu post kalo dipakai buat naikan gaji guru per orang Rp 10 juta, udah bisa bikin 15 guru hidup sejahtera selama sebulan. Jangan lengah, kita kawal terus. Kita berhak atas transparansi pemakaian uang pajak kita! Sudah saatnya kita aware," tulis Jerome.
Jerome juga mengimbau untuk rekan selebritas, talent agency, hingga KOL, agar jangan tergiur dengan tawaran tersebut.
"Dear agency dan KOL, aku mohon untuk kali ini, jangan korbanin rakyat buat kepentingan kalian sendiri. Semua lagi susah, kita berjuang bersama, yah? Tolong," tutup Jerome.