Soal Bupati Aceh Selatan, Prabowo Dinilai Tunjukkan Gaya Sentalistis

1 month ago 20
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Soal Bupati Aceh Selatan, Prabowo Dinilai Tunjukkan Gaya Sentalistis Presiden Prabowo Subianto meminta Menteri Dalam Negeri mencopot Bupati Aceh Selatan memicu kritik.(Dok. Biro Press Istana)

PERNYATAAN Presiden Prabowo Subianto yang meminta Menteri Dalam Negeri mencopot Bupati Aceh Selatan memicu kritik. Pengamat politik Ray Rangkuti menilai langkah tersebut bukan sekadar respons atas perilaku kepala daerah, tetapi mencerminkan cara pandang pemerintahan yang semakin sentralistis. 

Itu karena pencopotan kepala daerah tidak bisa dilakukan berdasarkan keinginan politik semata. Ia menekankan bahwa aturan dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 sangat ketat dan memerlukan proses berlapis.

"Jelas, mencopot seorang kepala daerah tidak dapat dilakukan semena-mena. Ada syarat dan prosedur yang ditempuh," ujarnya saat dihubungi, Selasa (9/12).

Menurutnya, seluruh proses seharusnya berada di tangan DPRD dan Mahkamah Agung, sementara pemerintah pusat hanya berperan administratif.

Karena itu, Ray menilai permintaan Presiden Prabowo tidak datang dari ketidaktahuan hukum. "Sebagai ketua partai, dan kini menjadi presiden, tentu saja Pak Prabowo hapal dan paham sangat tentang aturan ini," kata dia.

Ia menyayangkan sikap tersebut sekaligus mempertanyakan motivasinya. Ray menilai, pernyataan itu seperti menunjukan kuasa penuh presiden yang menjurus ke sikap arogansi.

Ray menautkan langkah itu dengan cara pandang politik Prabowo yang, menurutnya, menganggap Indonesia seharusnya kembali pada pola pemerintahan yang terpusat. Ia menyebut latar belakang militer dan pengalaman di era Orde Baru sebagai faktor pembentuk gagasan tersebut.

"Pikiran dan keinginan yang tertanam bahwa sistem pemerintahan Indonesia seharusnya bersifat sentralistik," ujarnya. 

Ray menyatakan, kesalahan Bupati Aceh Selatan tidak bisa menjadi pembenaran atas langkah yang melampaui batas kewenangan konstitusional.

"Tentu saja, apa yang dilakukan oleh bupati Aceh Selatan tersebut tidak dapat dibenarkan. Tapi hal itu tidak bisa menjadi alasan untuk membuat langkah yang melampaui aturan," tuturnya.

"Kita mengkritik bupati Aceh Selatan, tapi mencopotnya melalui mekanisme mendagri adalah kekeliruan yang sangat fatal," lanjut Ray. 

Dia juga menyinggung program retret kepala daerah sebagai contoh pendekatan kontrol pusat terhadap daerah. Ia menilai kecenderungan itu semakin terlihat dari dorongan Prabowo untuk menghapus pilkada langsung dan mengembalikannya ke DPRD.

"Dengan pemilihan kepala daerah melalui DPRD, pada akhirnya akan menempatkan kepala daerah di bawah kendali pemerintahan pusat," tutur Ray. 

Menurutnya, wacana tersebut pada praktiknya mengakhiri otonomi daerah dan membawa kembali struktur kekuasaan menyerupai era sentralisme. (Z-10)

Read Entire Article