Dituding Jadi Alat Propaganda, Nasib 'Masha and the Bear' di Ujung Tanduk?

1 month ago 11
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Kartun Masha and the Bear. Masha and the Bear terancam diblokir di Ukraina karena dituding menjadi alat perang hibrida dan menyebarkan propaganda terselubung Rusia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Konflik geopolitik antara Rusia dan Ukraina telah melampaui batas militer dan diplomasi, merambah ke ruang digital dan layar tontonan anak-anak. Serial animasi populer asal Rusia, "Masha and the Bear" terancam diblokir di Ukraina karena dituding menjadi alat perang hibrida dan menyebarkan propaganda terselubung Rusia.

Di Ukraina, ancaman terhadap "Masha and the Bear" dipandang sebagai masalah keamanan nasional, sebuah invasi yang menargetkan pikiran generasi muda. Dilansir laman UNN pada Oktober, Kepala Komite Kebebasan Berbicara Parlemen Ukraina (Verkhovna Rada), Yaroslav Yurchyshyn, merupakan sosok utama yang mendesak sanksi. Menurut dia, esensi narasi imperial dan militeristik Rusia tetap kentara meskipun bahasa di serial tersebut telah dialihsuarakan ke bahasa Ukraina.

Menurut Yurchyshyn, ruang digital anak-anak telah menjadi ladang yang sangat besar tempat Rusia masuk untuk menginvasi pikiran anak-anak di sana. Dia meminta orang tua lebih waspada, sambil mendorong produksi karya animasi lokal sebagai gantinya.

Senada dengan itu, Komisioner Baru untuk Perlindungan Bahasa Negara Ukraina, Olena Ivanovska, secara eksplisit menyebut kartun "Masha and the Bear" sebagai alat perang hibrida yang secara halus menanamkan propaganda dan nilai-nilai Rusia. Dilansir laman 12ua, menurut dia, kartun tersebut diyakini dirancang menggunakan mekanisme pengaruh yang dikembangkan oleh dinas khusus Rusia.

Dilansir laman Mexha, indikasi propaganda yang diklaim tersembunyi ini meliputi impunitas karakter Masha, yang dikhawatirkan dapat ditiru anak-anak tanpa memahami konsekuensi negatif, serta simbol militeristik ketika Masha terlihat mengenakan atribut berbau Soviet, seperti "topi" Soviet atau topi pengemudi tank. Namun, kontroversi juga memiliki dimensi ekonomi yang krusial.

Yurchyshyn menyoroti bahwa uang dari monetisasi mengalir ke studio animasi Rusia. Sebuah aliran dana signifikan yang menurut data Kepala Tyshchuk Digital HUB, Olha Tyschuk-Volska  menunjukkan bahwa saluran YouTube berbahasa Ukraina dari "Masha dan the Bear" adalah salah satu yang terpopuler, dan Rusia berpotensi meraup sekitar 2,4 juta dolar AS dari penonton Ukraina hanya pada 2025.

Read Entire Article