All Indonesian Final Tercipta di SEA Games 2025 dalam Cabang Para Panahan

3 weeks ago 7
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
All Indonesian Final Tercipta di SEA Games 2025 dalam Cabang Para Panahan Atlet para panahan Indonesia, Kholidin dan Setyawan.(Dok.NPC Indonesia )


TIM para panahan Indonesia berhasil menciptakan kejutan di ajang ASEAN Para Games 2025 yang digelar di Thailand. Setelah berhasil menciptakan All Indonesian Final, peluang untuk melampaui target perolehan medali sangat terbuka.

Duel All Indonesian Final tersebut mempertemukan antara Kholidin dan Setiawan pada nomor recurve open tunggal putra yang berlangsung di Mook Stadium Field, Vongchavalitkul University, Jumat (23/1). Kholidin sukses menaklukkan kompatriotnya dengan skor akhir 7-3.

Setelah harus saling sikut di nomor recurve open tunggal putra, Kholidin dan Setiawan kemudian berpasangan di final nomor recurve open ganda putra. Keduanya tampil sangat dominan saat menaklukkan duet andalan Malaysia, Muhammad Azaruddin bin Mat/Suresh Selvatamby, dengan skor 6-0.

Selain itu, tim para panahan Indonesia telah mengantongi satu medali perak yang dipersembahkan oleh Setiawan dari nomor recurve open tunggal putra. Sedangkan satu perunggu didapatkan Mahda Aulia yang mengalahkan atlet Indonesia lain, Riyanti Ananda, di nomor recurve open tunggal putri.

Pelatih para panahan Indonesia, Idya Putra Harjianto, merasa gembira dengan pencapaian anak asuhnya yang sukses menciptakan All Indonesian Final. Sejak awal kompetisi, keduanya memang memperlihatkan performa konsisten.

“Kholidin dan Setiawan memang sudah sangat bagus sejak fase kualifikasi hingga eliminasi. Akhirnya, keduanya berhasil lolos ke final sekaligus menggaransi satu emas dan satu perak yang menjadi pembuka,” ujar Idya Putra Harjianto saat ditemui seusai pertandingan, Jumat (23/1).

LAMPAUI EDISI 2022
Setelah mendapatkan dua medali emas sekaligus mencapai target yang ditetapkan, kini Indonesia berambisi untuk melampaui prestasi yang diukir pada edisi 2022. Ketika itu, Kholidin dan kawan-kawan sukses mendapatkan tiga emas, tiga perak, serta empat perunggu.

Menurut lelaki kelahiran 18 Mei 1989 itu, jika mampu melampaui target yang ditetapkan serta pencapaian pada Asian Para Games 2025, ini membuktikan bahwa tim para panahan sudah berhasil mengukuhkan dominasinya di regional Asia Tenggara.

“Semoga kesuksesan keduanya semakin menular karena kami masih memiliki lima laga final untuk memperebutkan medali emas. Target kami adalah melebihi pencapaian di ASEAN Para Games 2022 di Solo,” ujar pelatih kelahiran Solo tersebut.

“Kami masih memiliki Arif Firmansyah dan Noviera Ross. Mereka belum genap satu tahun mengikuti pelatnas. Sudah kami gembleng dan akhirnya Noviera bisa masuk ke final bersama Kholidin, sedangkan Arif lolos ke final bersama Ken (Swagumilang)” kata dia.

ULANGAN PEPARNAS
Bagi Kholidin, perjumpaannya dengan Setiawan di partai final nomor recurve open tunggal putra ASEAN Para Games 2025 ini seperti mengingatkannya dengan momen pertemuan di partai final Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) 2024 di Kota Solo.

“Pada Peparnas 2024 yang lalu, saya juga harus berjumpa dengan Setiawan. Secara kebetulan, skor akhirnya juga sama, 7-3. Selama ini, kami memang sudah berlatih secara maksimal. Kalau harus bertemu rekan senegara, ya kami bermain lepas saja, Alhamdulillah, saya yang mendapatkan rezeki meraih emas,” kata Kholidin.

Terciptanya All Indonesian Final ini memang tak terlepas dari komposisi bagan babak 16 besar. Karena Kholidin berhasil menduduki peringkat pertama di fase kualifikasi dan Setiawan menempati urutan kedua, keduanya akhirnya berada di posisi yang terpisah pada fase gugur.

Saat menjalani fase kualifikasi, Kholidin memang sempat memberikan semangat kepada rekannya itu agar tetap konsisten agar bisa mempertahankan peringkat kedua. Beruntung, Setiawan mampu menjaga ritmenya stabil sehingga menempel Kholidin di posisi runner-up.

“Saat harus berhadapan dengan Wawan, saya jadi bisa lebih santai dalam bertanding. Apalagi, kami setiap hari juga sudah sering berjumpa di latihan. Bahkan, saat bermain bersama di nomor ganda, kami juga sering kali bersaing untuk memberi poin semaksimal mungkin,” ujar atlet asal Pekalongan, Jawa Tengah itu.

Lelaki kelahiran 17 Agustus 1977 itu berharap, Wawan bisa terus mengembangkan potensinya sebagai sosok senior yang membimbing pemanah muda. Sebab, Kholidin yang kini telah berumur 47 tahun harus menjaga estafet regenerasi atlet para panahan Indonesia.

“Untuk regenerasi, saya melihat Wawan sebagai sosok yang potensial. Dia memiliki keunggulan di aspek fisik. Saya yakin dia bisa menjadi tulang punggung Indonesia untuk beberapa tahun ke depan. Apalagi di usia yang lebih muda, kami sudah menyiapkan regenerasi,” ucap dia.

POTENSI TAMBAH MEDALI
Sejauh ini, masih ada beberapa nomor yang berpotensi menambah perolehan medali tim para panahan Indonesia di ASEAN Para Games 2025. Yang pertama ialah Teodora Audi Ayudia Ferelly yang tampil di final nomor compound open tunggal putri, menghadapi wakil Filipina, Marzel Burgos.

Setelah itu, Ken Swagumilang bakal menantang atlet tuan rumah Thailand, Comsan Singpirom, pada final nomor compound open tunggal putra. Adapun pasangan Kholidin/Noviera Ross akan bertanding di final nomor recurve open campuran, serta pasangan Arif Firmansyah/Ken Swagumilang pada final nomor compound open ganda putra.(E-2)

Read Entire Article